Kenapa Harus Ngambil Ilmu dan Teknologi Pangan ?

Jurusan-yg-terlupakan+

Salam canggih sob…

Mungkin sobat-sobat sekalian heran, postingan ini emang ada hubungannya sama alamat blognya ?

Jangan salah…. seperti nama blognya info dan tutorial software disini saya juga akan men-share info-info penting yang pastinya akan bermanfaat bagi para sobat-sobat semua… hehehe

Mungkin sobat semua pernah atau sekarang lagi bingung mikir mau ngambil jurusan apa kalau sudah kuliah nanti. Banyak Universitas yang telah menyediakan banyak fakultas dimana didalamnya masih dibagi lagi menjadi beberapa prodi. Sebelumnya saya kan menjelaskan apa itu prodi dan fakultas. ( bagi yang belum tau mohon diperhatikan… hehehe)

Fakultas, berasal dari bahasa Belanda, faculteit, yaitu bagian administratif pada sebuah universitas. Namun secara umum fakultas diartikan sebagai sebuah divisi dalam sebuah universitas yang terdiri dari suatu area subyek, atau sejumlah bidang studi terkait. (sumber : wikipedia.com), sedangkan Prodi atau Jurusan adalah bagian dari suatu fakultas di perguruan tinggi yang bertanggung jawab untuk mengelola dan mengembangkan suatu bidang studi, misal jurusan ilmu dan teknologi pangan dari fakultas pertanian dan peternakan. (sumber : http://www.artikata.com)

Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa fakultas adalah wadah atau tempat untuk prodi-prodi. Atau lebih gampangnya, bisa diibaratkan kalau sobat beli bakso maka fakultas adalah mangkuknya sedangkan prodi adalah bakso-baksonya. hehehe…

ok… bagi yang bingung dalam menentukan jurusan saya hanya akan menyarankan salah satu jurusan dari fakultas pertanian dan peternakan, yaitu jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan.

Apa sih keistimewaan ITP (Ilmu dan Teknologi Pangan) ?

Disini saya akan menjelaskan sebagian pengetahuan yang saya dapat dan tangkap dari browsing tentang  jurusan ITP dari universitas yang saya huni yaitu ITP Universitas Muhammadiyah Malang ( ITP UMM ).

Ilmu dan Teknologi Pangan adalah suatu studi teknologi yang menerapkan ilmu pengetahuan tentang bahan pangan khususnya pasca panen unutk memperoleh hasil manfaat semaksimal mungkin sekaligus untuk meningkatkan nilai tambah dari pangan tersebut. Dalam teknologi pangan mempelajari tentang sifat fisis, mikrobiologis, dan kimia dari bahan pangan dan proses untuk mengolah bahan pangan tersebut menjadi sesuatu. Spesialisasinya beragam, diantaranya pemrosesan, pengawetan, pengemasan, penyimpanan dan sebagainya.

Sejarah teknologi pangan dimulai ketika Nicolas Appert mengalengkan bahan pangan, sebuah proses yang masih terus berlangsung hingga saat ini. Namun ketika itu, Nicolas Appert mengaplikasikannya tidak berdasarkan ilmu pengetahuan terkait pangan. Aplikasi teknologi pangan berdasarkan ilmu pengetahuan dimulai oleh Louis Pasteur ketika mencoba untuk mencegah kerusakan akibat mikroba pada fasilitas fermentasi anggur setelah melakukan penelitian terhadap anggur yang terinfeksi. Selain itu, Pasteur juga menemukan proses yang disebut pasteurisasi, yaitu pemanasan susu dan produk susu untuk membunuh mikroba yang ada di dalamnya dengan perubahan sifat dari susu yang minimal. Sejarah Teknologi pangan di Indonesia menyangkut beberapa aspek, disamping aspek program pendidikan juga berhubungan erat dengan sejarah perkembangan institusi, bidang IPTEKS, SDM (Staff, lulusan), prasarana dan fasilitas, juga menyangkut perkembangan lapangan kerja, industri dan perdagangan produk pangan serta dinamika masyarakat dan trend konsumsi pangan.(sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_pangan)

untuk prospek kerja dapat diklik disini….

sekalian dulu sobat canggih…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s